EKONOMI

Pelabuhan Prigi Bakal Jadi Pengungkit Ekonomi Pesisir Selatan Jawa

Pembangunan di Pelabuhan Prigi, Trenggalek. (Antara/Humas Pemkab Trenggalek)
Pembangunan di Pelabuhan Prigi, Trenggalek. (Antara/Humas Pemkab Trenggalek)


TRENGGALEK - Pemerintah Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, optimistis keberadaan Pelabuhan Prigi bakal menjadi pengungkit ekonomi kawasan pesisir selatan dan sekitarnya, seiring konektivitas infrastruktur ini dengan jalur lintas selatan dan Bandara Kediri.

"Pelabuhan yang ada di Teluk Prigi bisa menjadi salah satu pengungkit untuk bisa membuka pintu perekonomian di kawasan selatan Jawa," kata Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, di Pendopo Kabupaten Trenggalek, Minggu (25/9/2022).

Keberadaan JLS yang sudah tersambung lintas daerah saat ini memudahkan alur transportasi darat dari Pacitan menuju Trenggalek hingga Pelabuhan Prigi. Demikian pula sebaliknya.

Tak hanya dengan wilayah Pacitan yang ada di sisi barat, JLS dari Trenggalek kini bertahap juga sudah tersambung dengan Kabupaten Tulungagung, meskipun pembangunan saat ini masih terus berlangsung. Akses darat yang nantinya tersambung mulai dari Banyuwangi hingga Pacitan via JLS bakal terkoneksi dengan jalur laut melalui Pelabuhan Prigi Trenggalek.

"Kemudian di tahun depan, 2023 nanti selesai itu JLS sampai yang ada di Tulungagung. Artinya, kalau Tulungagung coverage wilayah ke Blitar sampai ke Malang, belum lagi tahun depan Bandara Kediri juga sudah hadir," jelas Nur Arifin.


Konektivitas infrastruktur itu diyakini akan membuka pintu-pintu perekonomian di kawasan pesisir selatan. Masyarakat akan semakin dimudahkan dalam hal transportasi, misalnya untuk mengangkut hasil pertanian hingga lain-lainnya. 

Laju pertumbuhan ekonomi itu diharapkan bisa mengentaskan garis kemiskinan seiring kemudahan mobilisasi.

"Kalau kita melihat kemiskinan di Indonesia itu hampir 40 persennya ada di Jawa dan dari 40 persen yang ada di Jawa itu 30 persennya itu di Jawa bagian selatan yang cukup banyak. Jadi kita perlu banyak ungkitan pintu-pintu ekonomi untuk melakukan akselerasi," kata Nur Arifin.

Selain soal transportasi skala domestik, tidak menutup kemungkinan Pelabuhan Prigi juga bisa merambah skala internasional. Misalnya soal urusan ekspor impor di sisi selatan seperti dengan Australia hingga Selandia Baru yang mungkin pintunya hanya ada di Jatim, di antaranya Pelabuhan Prigi.

"Dan pilihannya mungkin ya bisa jadi lewat pintu Prigi ini. Karena kita punya teluk 500 hektare luasnya itu paling aman dibandingkan dengan teluk-teluk lain yang ada di selatan Jawa," jelas Nur Arifin.

Editor: Wahyu Sabda Kuncahyo