POLHUKAM

PILPRES 2024

Generasi Z Unggulkan Ganjar Pranowo Jadi Capres

Kepala Departemen Politik dan Perubahan Sosial CSIS, Arya Fernandes (Antara/Dok. Arya Fernandes)
Kepala Departemen Politik dan Perubahan Sosial CSIS, Arya Fernandes (Antara/Dok. Arya Fernandes)


JAKARTA - Centre for Strategic and International Studies (CSIS) merilis hasil survei yang mencatat pemilih milenial dan generasi Z mengunggulkan Ganjar Pranowo sebagai calon presiden 2024.

"Dalam simulasi tiga nama, elektabilitas Ganjar ada di kisaran 33,3 persen. Sementara Anies Baswedan di bawahnya dengan 27,5 persen dan Prabowo Subianto 25,7 persen," kata Kepala Departemen Politik dan Perubahan Sosial CSIS, Arya Fernandes, dalam paparan survei di Jakarta, Senin (26/9/2022).

Dia menjelaskan, elektabilitas Ganjar juga teratas dalam simulasi tujuh nama dengan tambahan sejumlah tokoh yakni Gubernur Jawa Barat, M. Ridwan Kamil; Menteri Parekraf, Sandiaga Uno; Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono; dan Ketua DPR RI, Puan Maharani.

"Pada simulasi tujuh nama ini elektabilitas Ganjar berada di angka 26,9 persen. Kemudian diikuti Prabowo dengan 20,1 persen dan disusul tipis oleh Anies dengan 19,9 persen," kata Arya.

Sementara pada simulasi 14 nama, lagi-lagi Ganjar berada di urutan teratas survei elektabilitas. Arya mengatakan, Ganjar mendapat elektabilitas sebesar 25,9 persen pada simulasi ini.


"Para responden ditanya 'Bila Pemilu Presiden dilaksanakan hari ini, manakah di antara nama-nama tokoh di bawah ini yang akan Anda pilih sebagai Presiden Republik Indonesia?'," ujarnya.

Dalam survei ini, kata Arya, terjadi perubahan kesukaan orang terhadap kepemimpinan nasional ke depan dibandingkan dua tahun sebelumnya. Dia mengatakan, pemilih muda cenderung ingin pemimpin yang merakyat dan sederhana.

"Kami menanyakan seperti apa karakter paling dibutuhkan untuk memimpin Indonesia ke depan. Sekarang terjadi perubahan menjelang 2024 sebagian besar pemilih muda kita menginginkan karakter pemimpin yang jujur dan tidak korupsi sebesar 34,8 persen," paparnya.

Survei CSIS diperuntukkan pada populasi pemilih muda berusia 17-39 tahun (generasi Z usia 17-24 tahun dan generasi milenial usia 24-39 tahun) dan dilakukan pada periode 8-13 Agustus 2022.

Penarikan sampel menggunakan multistage random sampling terhadap 1.200 responden di 34 provinsi. Margin of error kurang lebih 2,84 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Editor: Wahyu Sabda Kuncahyo