OLAHRAGA

Ubah Strategi Amankan Posisi

Leg Kedua Indonesia vs Curacao

Laga leg pertama antara Indonesia melawan Curacao dalam agenda FIFA Matchday di Stadion GBLA, Bandung, Sabtu (24/9/2022). (Bola.net)
Laga leg pertama antara Indonesia melawan Curacao dalam agenda FIFA Matchday di Stadion GBLA, Bandung, Sabtu (24/9/2022). (Bola.net)


JAKARTA - Indonesia masih membawa misi untuk memenangkan pertandingan saat melawan Curacao pada laga kedua dalam agenda FIFA Matchday mala mini di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor. Kemenangan kedua akan memastikan peringkat FIFA Indonesia naik hingga empat strip.

Berkat kemenangan pertama, akhir pekan lalu, Indonesia diperkirakan mendapat tambahan poin FIFA sebanyak 7,41. Hal tersebut diperkirakan membuat ranking skuad Garuda dalam peringkat FIFA terbaru edisi mendatang bakal naik 2 strip. 

Kini, Indonesia berpeluang menambah pundi-pundi poinnya dalam leg 2 laga uji coba melawan Curacao. Namun, misi tim asuhan Shin Tae-yong untuk meraih hasil sempurna di laga kedua bakal sulit. Curacao tidak akan tinggal diam dan kemungkinan bakal menampilkan versi terbaik mereka.

Melihat ketatnya pertandingan leg pertama, pertemuan kedua nanti diprediksi bakal kembali berlangsung alot. Secara ranking FIFA, Curacao terbilang lebih baik ketimbang Indonesia. Karenanya, sang anggota CONCACAF bakal berupaya membalas kekalahan.

Jika kembali bisa memetik kemenangan di pertemuan kedua, skuad Garuda berpotensi menambah 7,41 poin lagi. Dengan skenario bahwa saat ini Indonesia telah mengantongi 1.026,60 poin, tambahan 7,41 poin dari kemenangan kedua akan membuat Garuda menghimpun total 1.034,01. 


Dengan jumlah poin tersebut, tim arahan Shin Tae-yong akan naik lagi sebanyak 2 tangga menuju peringkat 151. Mereka akan menyalip posisi Republik Dominika dan Andorra, yang saat ini berturut-turut duduk di ranking 151 dan 152.

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, memastikan akan mengubah taktik di laga kedua kontra Curacao. Langkah itu diambil oleh pelatih asal Korea Selatan itu setelah Indonesia berhasil menang tipis 3-2 dari tim asal Amerika Selatan itu di laga pertama.

"Satu kata. Taktik akan berubah," kata Shin Tae-yong di Stadion Pakansari, Senin (26/9/2022).

Bicara soal kondisi skuad Garuda, Shin Tae-yong mengatakan bahwa semua anak asuhnya dalam kondisi baik, kecuali Dimas Drajad dan Ricky Kambuaya. Tak hanya dua pemain tersebut, Asnawi Mangkualam juga tak diproyeksikan turun menghadapi Curacao.

"Para Pemain kondisinya baik, kecuali Dimas dan Ricky engkelnya ada sedikit bermasalah. Kalau Asnawi, memang harus dilihat dulu bagaimana kondisi besok, tetapi rencananya besok dia enggak masuk skuad. Bisa tiga pemain absen, tapi masih ingin pantau besok pagi bagaimana kondisinya, baru bisa ambil keputusan," kata Shin Tae-yong.

Gelandang Timnas Indonesia, Marc Klok, mengatakan bahwa akan ada rotasi pemain pada pertandingan besok.

"Persiapan kami sama seperti kemarin. Kami lupakan kemarin yang sudah dapat hasil baik. Tetapi sekarang, ada laga lagi. Jadi, kami harus buat persiapan baik lagi. Nanti kalian lihat besok. (Ada) sedikit rotasi," kata Marc Klok.

Pemain yang juga mencetak gol dalam laga pertama kontra Curacao itu pun percaya, dia dan rekan setimnya bisa kembali memenangi pertandingan kedua.

Sementara, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bogor, Asnan menegaskan bahwa Stadion Pakansari siap menjadi arena pertandingan kedua Indonesia dengan Curacao.

Menurut dia, pihaknya telah melakukan pembenahan Stadion Pakansari. Salah satu pembenahan yang dilakukan adalah perbaikan rumput lapangan utama stadion.

Asnan menegaskan, permasalahan banjir yang kerap terjadi di area stadion juga sudah diatasi, di antaranya dengan memperbaiki aerator dan drainase.

Menjelang laga timnas Indonesia vs Curacao, Dispora bahkan segera memberikan lampu penerangan yang jauh lebih terang.

"Karena mainnya malam, kita siapkan lampu penerangan hingga 1.800 loc. Ini lebih terang dari regulasi FIFA, tapi sudah dikonsultasikan dengan FIFA," kata Asnan.

Artikel ini juga bisa Anda baca di Koran Info Indonesia edisi Selasa, 27 September 2022.

Editor: Wahyu Sabda Kuncahyo