DAERAH

PLN dan BRIDA NTB Kerja Sama Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik

GM PLN UIW NTB, Sudjarwo, dalam pertemuan bersama konsumen sekaligus penandatanganan nota kesepahaman dengan BRIDA NTB. (Humas PLN NTB)
GM PLN UIW NTB, Sudjarwo, dalam pertemuan bersama konsumen sekaligus penandatanganan nota kesepahaman dengan BRIDA NTB. (Humas PLN NTB)


MATARAM - Setelah diresmikan oleh Gubernur Zulkifliemansyah pada Februari 2021 lalu, perkembangan ekosistem kendaraan listrik di Nusa Tenggara Barat terbilang cukup pesat. 

Seluruh pihak bersinergi, termasuk PLN Unit Induk Wilayah NTB yang terus berkomitmen dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik. 

Diawali peresmian Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang pertama di NTB oleh Wakil Gubernur Sitti Rohmi Djalillah di bulan Januari lalu dan berkolaborasi dengan berbagai pihak terkait, PLN kembali memberikan dukungannya terhadap pengembangan ekosistem kendaraan listrik melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tentang Program Promosi Bersama Kendaraan Listrik dengan Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) NTB.

General Manager PLN UIW NTB, Sudjarwo, menyebutkan, MoU yang ditandatangani bersama Kepala BRIDA NTB, Wirawan Muhammad, merupakan langkah awal dalam sinergi dan kerja sama antara pihaknya dan BRIDA untuk bersama menyukseskan program transisi energi melalui pemanfaatan kendaraan listrik. 

"Sebagai pusat riset dan inovasi, BRIDA NTB memiliki peran yang strategis dalam pengembangan kendaraan listrik di NTB. Untuk itu, kolaborasi ini akan menjadi satu langkah yang substansial dengan mengoptimalkan pemanfaatan potensi, keahlian dan fasilitas yang dimiliki oleh masing-masing pihak," jelasnya di Mataram, Selasa (27/9/2022).


Sudjarwo mengatakan, pihaknya serius dalam membangun ekosistem kendaraan listrik. Hal itu dibuktikan dengan telah terbangunnya beberapa titik SPKLU yang tersebar di NTB. Hingga saat ini, ada tiga lokasi SPKLU yaitu di Kantor PLN UP3 Mataram, Kantor PLN UIW NTB dan Kantor Dinas Perhubungan NTB.

PLN juga telah mempersiapkan penambahan SPKLU di empat lokasi strategis yaitu dua unit SPKLU masing-masing di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika dan Kantor Perum Damri berkapasitas 50 kilo Watt (kW) serta dua unit SPKLU berkapasitas 7,5 kW di SMK3 Mataram serta Kantor Gubernur NTB.

Selain itu, lanjut Sudjarwo, pihaknya juga telah membangun SPLU sebanyak 177 titik di lokasi tersebar yang dipastikan jumlahnya akan terus bertambah seiring dengan meningkatnya pengguna kendaraan listrik di NTB.

"Satu unit SPKLU juga akan kami tempatkan di Kantor Brida NTB, sebagai tindak lanjut dari MoU yang ditandatangani hari ini. Dengan demikian banyak titik SPKLU, kami berharap banyak masyarakat yang kemudian akan segera beralih menggunakan kendaraan listrik," ujarnya.

Tak hanya dengan BRIDA NTB, PLN juga menandatangani MoU dengan PT Icon+ terkait sinergi pemasaran, perencanaan, pembangunan dan pengembangan infrastruktur aset ketenagalistrikan untuk telematika di NTB, di antaranya pemasaran bundling product untuk layanan ketenagalistrikan bagi masyarakat.


Video Terkait:
Ditagih Bayar Listrik Pria ini Malah Ludahi Petugas
Editor: Wahyu Sabda Kuncahyo