DAERAH

Kadis Perindustrian NTB: Produk Mainan Anak Wajib Ber-SNI

Kepala Dinas Perindustrian NTB, Nuryanti (Lalu Suparman Ambakti/Info Indonesia)
Kepala Dinas Perindustrian NTB, Nuryanti (Lalu Suparman Ambakti/Info Indonesia)


MATARAM - Dinas Perindustrian Nusa Tenggara Barat (Disperin NTB) mengingatkan, produk mainan anak-anak wajib ber-SNI.

Kepala Dinas Perindustrian NTB Nuryanti menegaskan bahwa penerapan sertifikat Standar Nasional Indonesia (SNI) merupakan upaya guna menjamin kualitas produk yang dihasilkan, sehingga daya saingnya meningkat serta dapat menjaga kepercayaan konsumen.

SNI sendiri telah tertuang dalam Peraturan Menteri Perindustrian No. 24/M-IND/PER/4/2013 Tentang Pemberlakuan Standar Nasional Indonesia (SNI) Mainan secara wajib, dengan perbaikan pertama di Peraturan Menteri Perindustrian No 55/M-Ind/PER/11/2013 dan perbaikan kedua di Peraturan Menteri Perindustrian No. 111/M-Ind/PER/12/2015.

"Kami akan terus mendorong produk IKM mainan anak agar mampu berdaya saing tinggi, nanti kami link-kan dengan PAUD dan sekolah yang memang menjadi pasarnya," kata Nuryanti di Mataram, Selasa (27/9/2022)

Menurut dia, mainan anak mempunyai pangsa pasar yang besar, dengan populasi anak usia 0 sampai 14 tahun, NTB  juga menjadi target pasar mainan yang besar. Mainan melekat dengan dunia anak-anak. 


"Berbagai penelitian menunjukkan baik mainan lokal maupun impor terdapat hal-hal yang dapat mengancam kesehatan dan keselamatan anak. Sehingga pemerintah berusaha melindungi konsumen anak di Indonesia," tutur Nuryanti.

Dia ingin memastikan produk mainan anak yang dihasilkan harus ber-SNI, sehingga mampu memiliki daya saing dengan produk-produk bermerek.

"Mainan-mainan anak harus higienis, ketika anak-anak memasukkannya ke mulut atau dilempar, itu aman bagi si anak sehingga tidak menciderai mereka ketika bermain," cetus dia

"Selain Kerajian-Kerajinan lain di NTB kami juga akan memperhatikan produk mainan anak, Mainan anak Untuk melatih motorik anak tentunya harus aman dan ber-SNI," demikian Nuryanti.


Video Terkait:
Penyelenggaraan MotoGP Indonesia Diundur
Editor: Amelia