POLHUKAM

Rusia Akan Mengumumkan Aneksasi Atas Wilayah Ukraina dalam Beberapa Hari?

Referendum yang dilakukan di sejumlah wilayah di Ukraina (Net)
Referendum yang dilakukan di sejumlah wilayah di Ukraina (Net)


JAKARTA - Rusia bersiap untuk melakukan aneksasi sejumlah petak wilayah Ukraina. Bahkan di Lapangan Merah Moskow, sebuah tribun dengan layar video raksasa telah didirikan, dengan papan iklan bertuliskan "Donetsk, Luhansk, Zaporizhzhia, Kherson - Rusia!". Iklan itu merujuk pada empat provinsi yang diduduki sebagian untuk bergabung dengan Rusia.

Iklan ini merujuk pada referendum yang didukung Rusia di wilayah pendudukan Ukraina tersebut. Media pemerintah Rusia mengumumkan bahwa 98 persen pemilih di wilayah tersebut memilih untuk bergabung dengan Rusia setelah referendum di wilayah Kherson, Zaporizhzhia, Donetsk, dan Luhansk di Ukraina.

Namun referendum itu ditentang oleh PBB. Menurut PBB, referendum itu bukanlah ekspresi asli dari keinginan rakyat dan tidak sah menurut hukum internasional.

"Tindakan sepihak yang bertujuan untuk memberikan polesan legitimasi pada upaya akuisisi secara paksa oleh satu negara atas wilayah negara lain, seraya mengklaim mewakili kehendak rakyat, tidak dapat dianggap sebagai hukum di bawah hukum internasional," kata Wakil Sekretaris Jenderal PBB untuk Urusan Politik dan Pembangunan Perdamaian Rosemary DiCarlo kepada Dewan Keamanan PBB pada Selasa (27/9/2022). 

Sementara itu, dikabarkan Channel News Asia pada Kamis (29/9/2022), Presiden Rusia Vladimir Putin diperkirakan akan mengumumkan pencaplokan itu dalam pidatonya dalam beberapa hari.


Di sisi lain, referendum dan gagasan aneksasi telah ditolak secara global, karena membangkitkan lagi memori pengambilalihan Krimea dari Ukraina oleh Rusia pada tahun 2014. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy berusaha menggalang dukungan internasional terhadap kemungkinan aneksasi Rusia dalam serangkaian panggilan telepon dengan para pemimpin asing, termasuk Inggris, Kanada, Jerman dan Turki. 

"Terima kasih semua atas dukungan Anda yang jelas dan tegas. Terima kasih semua telah memahami posisi kami," kata Zelenskyy dalam pidato video larut malam.


Video Terkait:
Trending, Rusia Uji Coba Pesawat dan Gagal
Editor: Amelia