POLHUKAM

4 Wilayah Ukraina Gabung ke Rusia, Indonesia Tidak Perlu Mendukung Atau Mengecam

Hikmahanto Juwana (Net)
Hikmahanto Juwana (Net)


JAKARTA - Pasca upacara yang digelar di Rusia terkait bergabungnya empat wilayah Ukraina ke Rusia berdasarkan referendum, Indonesia perlu mengambil sikap mempertahankan status quo sebelum adanya referendum.

Status quo yang diambil oleh Indonesia adalah tidak mendukung maupun mengecam hasil referendum.

"Sikap mempertahankan status quo karena Indonesia sebagai Presiden G20 ingin memfasilitasi pertemuan antara pihak-pihak yang berseteru di Bali pada pelaksanaan KTT G20 bulan November," kata Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia Hikmahanto Juwana dalam keterangannya kepada redaksi akhir pekan ini. 

Dia menilai, Indonesia perlu mengambil posisi tidak berpihak agar para pihak yang berseteru nyaman melakukan pembicaraan dan menyepakati solusi pengakhiran perang.

Lebih lanjut dia menjelaskan bahwa Indonesia juga perlu menyerukan kepada masyarakat internasional terkait referendum, termasuk pihak-pihak yang bersengketa, agar tidak terjadi eskalasi perang.


"Bagi Indonesia eskalasi perang akan merugikan dunia, utamanya negara-negara berkembang," tegas Hikmahanto yang juga merupakan Rektor Universitas Jenderal A. Yani itu.

Editor: Amelia