OLAHRAGA

PIALA DUNIA QATAR

Politikus PDIP Andreas Pareira Berharap Jerman dan Brazil Bertemu di Final Piala Dunia Qatar

Anggota Komisi X DPR RI Andreas Hugo Pareira saat Rapat Kerja dengan Mendikbudristek RI. Dok. DPR RI
Anggota Komisi X DPR RI Andreas Hugo Pareira saat Rapat Kerja dengan Mendikbudristek RI. Dok. DPR RI


JAKARTA - Anggota Komisi X DPR RI Fraksi PDIP, Andreas Hugo Parerira mendukung Timnas Brazil dan Jerman di Piala Dunia 2022 Qatar. Bahkan dia berharap, keduanya bisa menjadi lawan di final di ajang bergengsi empat tahunan itu.

"Saya pengagum sepak bola Brazil, juga pecinta sepak bola Jerman. Saya berharap Brazil dan Jerman bertemu di final atau paling tidak salah satunya sampai ke final," ungkap Andreas kepada Info Indonesia, Senin (21/11/2022).

Pria kelahiran 31 Mei 1964 itu mengaku sejak tahun 1970-an, ketika dirinya mulai bisa membaca, suka membaca kolom olahraga di Harian Kompas. 

Pada saat itulah, dirinya mulai mengagumi keterampilan individual salah satu pemain legendaris Brazil, Pele dan Carlos Alberto. 

Andrean mengaku, saat generasi Zico, Socrate pada tahun 1980-an, lanjut ke generasi Ronaldo, Ronaldinho sampai generasi Neymar saat ini tetap mengidolakan Brazil. 


"Brazil tidak pernah kering akan bintang-bintang sepak bola. Brazil selalu mewarnai setiap Piala Dunia, terlepas dari juara atau tidak," kata dia. 

Sementara itu, kesukaannya dengan tim yang dijuliki tim panzer tidak lepas dari karakter bermain timnas Jerman tersebut. 

Dia menilai, setiap pertandingan yang dilakoni timnas Jerman berupaya bermain dengan baik hingga pluit panjang dibunyikan.

"Bagi sepakbola Jerman sebelum berakhir 90 menit, Jerman selalu tampil konsisten untuk mempertahankan keunggulan atau meraih kemenangan, kalau mereka pada posisi berimbang atau ketinggalan," ujar dia. 

Timnas Jerman, kata dia, memiliki karakter petarung diatas lapangan hijau dan ini membuat para penikmat sepak bola menjadi tidak bosan saat menonton pertandinga tim yang dijuluki Die Manschaft ini.

"Bagi pendukung Jerman selalu memberikan harapan, sementara bagi non pendukung Jerman, die Manschaft selalu membuat waswas karena dengan semangat juangnya Jerman selalu bisa membalikan situasi," pungkas dia.

Editor: Akbar Budi Prasetya