POLHUKAM

Penyelenggara Pemilu Harus Tunjukkan Citra Positif

Anggota DKPP, Ratna Dewi Pettalolo
Anggota DKPP, Ratna Dewi Pettalolo


JAKARTA - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) meminta seluruh penyelenggara pemilu agar menunjukkan citra positif kepada masyarakat. Sebab, citra positif menjadi modal penting untuk tugas dan fungsi utama saat melangsungkan penyelenggaraan pemilu.

 

Anggota DKPP, Ratna Dewi Pettalolo, menjelaskan, DKPP akan bertindak tegas terhadap segala bentuk pelanggaran yang dilakukan penyelenggara pemilu, baik di tingkat kabupaten maupun nasional.

"Lingkup perilaku kode etik penyelenggara pemilu itu sangat luas, bahkan dikatakan hukum itu berlayar di samudera etik," kata Ratna di Palu, Kamis (24/11/2022).

Ratna menuturkan, hukum tidak bisa tegak tanpa ada etika yang menopang karena semangatnya adalah kebaikan, maka norma yang akan berlaku harus baik. Hukum tidak berada pada ruang hampa. Hukum berada di tengah-tengah masyarakat untuk menjaga ketertiban, memberikan keadilan, kepastian, dan manfaat positif.


"Pada saat hukum tidak berpihak kepada masyarakat, maka hukum tidak akan mencapai tujuan pada poin-poin tersebut," ucapnya.

Oleh karena itu, Ketua Bawaslu Sulteng periode 2012-2017 itu mengatakan, jangkauan etik itu luas, sehingga tidak hanya pada kerja dalam melaksanakan tahapan pemilu, melainkan kerja nontahapan pemilu turut diawasi DKPP.

"Seperti perbuatan asusila yang dilaporkan ke DKPP dan adanya penyelenggara pemilu yang berstatus ganda atau merangkap jabatan, padahal itu tidak boleh dan harus berhenti sementara," jelas Dewi.


Video Terkait:
Ketua KPU Diberhentikan
Editor: Rusdiyono