POLHUKAM

PILPRES 2024

Punya Kans Jadi Cawapres Potensial, Erick Thohir Miliki Jaringan Politik dan Logistik Kuat

Menteri BUMN, Erick Thohir. (Antara Foto/Puspa Perwitasari)
Menteri BUMN, Erick Thohir. (Antara Foto/Puspa Perwitasari)


JAKARTA - Meski tidak memiliki kendaraan politik dan elektabilitas yang bersaing, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir memiliki kans sebagai calon wakil presiden (cawapres) di 2024.

Analis politik dari Universitas Indonesia, Ade Reza Haryadi, menyampaikan, Erick Thohir setidaknya memiliki pengalaman di pemerintahan. Tidak hanya itu saja, Erick Thohir merupakan cawapres yang memiliki logistik dan jaringan politik yang cukup kuat.

"Hal tersebut bisa jadi modal penting dalam Pilpres jika dikombinasikan dengan figur capres yang punya akses kuat dukungan parpol atau figur capres dari parpol dengan potensi elektabilitas yang tinggi," kata Reza kepada Info Indonesia, Kamis (24/11/2022). 

Misalnya, jika PDIP mencalonkan Ganjar Pranowo sebagai capres, Erick Thohir bisa saja dipasangkan sebagai cawapres. Kata dia, Erick Thohir dapat memberikan kontribusi kepada PDIP yang cukup besar. 

Setidaknya, Erick bisa memperkuat basis pendukung dari partai politik Islam. PDIP sendiri merupakan partai nasional. Kekuatannya di basis pendukung parpol islam pun tidak cukup kuat.


"Erick Thohir bisa saja dipasangkan sebagai cawapres sepanjang dapat memperkuat dukungan dari parpol Islam sebagai koalisi dengan PDIP," ujarnya. 

Reza pun memprediksi bahwa partai berlambang banteng moncong putih itu tidak mungkin bermain sendiri di Pilpres. PDIP di 2024 memiliki target yang cukup besar yakni hattrick. 

"Menjadi kurang strategis jika PDIP tidak membentuk koalisi dalam pilpres," ucapnya. 


Video Terkait:
PPP Harus Mampu Adptasi di 2024
Editor: Akbar Budi Prasetya